Pemkot Ambon Evaluasi Rapor Pendidikan SD dan SMP, Kejar Predikat Tuntas Madya

Penulis: Pandu Wibisono  •  Sabtu, 26 September 2026 | 13:20:02 WIB
Kepala sekolah dan operator satuan pendidikan mengikuti bimbingan teknis evaluasi rapor pendidikan jenjang SD dan SMP se-Kota Ambon.

Pemerintah Kota Ambon mengevaluasi rapor pendidikan satuan pendidikan jenjang SD dan SMP untuk mengidentifikasi persoalan yang menghambat mutu pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui bimbingan teknis bagi kepala sekolah dan operator satuan pendidikan se-Kota Ambon. Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena menargetkan capaian pendidikan daerah itu naik ke predikat Tuntas Madya.

AMBON — Dinas Pendidikan Kota Ambon menggelar Bimbingan Teknis Evaluasi dan Peningkatan Rapor Pendidikan untuk satuan pendidikan jenjang SD dan SMP se-Kota Ambon. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di daerah setempat dan diikuti kepala sekolah serta operator satuan pendidikan.

Fokus bimbingan teknis ini adalah kemampuan membaca, mengevaluasi, dan memanfaatkan rapor pendidikan sebagai dasar mengidentifikasi masalah. Dari situ, sekolah diharapkan menyusun perencanaan perbaikan berbasis data, bukan sekadar mengikuti kebiasaan lama.

Status Tuntas Muda ke Tuntas Pratama dalam Empat Tahun

Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena menyebut capaian pendidikan Kota Ambon meningkat dalam empat tahun terakhir. Status Tuntas Muda dengan persentase 60,51 naik menjadi Tuntas Pratama sebesar 71,73, lalu menjadi 75,01 pada 2025 dengan predikat yang sama.

Meski begitu, Wattimena menilai kenaikan itu belum menunjukkan perubahan signifikan pada capaian terakhir. Menurut dia, evaluasi diperlukan untuk mengetahui persoalan yang masih dihadapi satuan pendidikan.

“Rapor pendidikan ini memiliki peran yang sangat penting untuk melihat, mendalami masalah yang dialami lalu bagaimana cara kita untuk memperbaikinya. Itu yang paling penting, guna memperbaiki kinerja kita,” kata Wattimena di Ambon, Jumat.

Target Wali Kota: Masuk Predikat Tuntas Madya

Wattimena menargetkan capaian pendidikan Kota Ambon bisa masuk predikat Tuntas Madya. Menurut dia, upaya mewujudkan pendidikan berkualitas, inklusif, dan adaptif harus menyesuaikan perkembangan hari ini.

“Kalau kita ingin terus mendorong upaya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, adaptif maka harus menyesuaikan dengan perkembangan hari ini guna memperbaiki mutu kualitasnya. Yang pasti saya berharap kita harus masuk predikat Tuntas Madya,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan kepada kepala sekolah dan operator. Mereka diharapkan lebih mampu mengidentifikasi persoalan di satuan pendidikan berdasarkan data rapor pendidikan, sehingga perencanaan perbaikan bisa dilakukan lebih tepat.

Rapor Pendidikan Jadi Dasar Perbaikan Sesuai Kebutuhan Sekolah

Pemkot Ambon menilai pemanfaatan rapor pendidikan secara optimal bisa menjadi salah satu dasar menentukan langkah perbaikan mutu pendidikan. Setiap satuan pendidikan punya kondisi dan kebutuhan berbeda, sehingga perbaikan tidak bisa diseragamkan.

Melalui bimbingan teknis ini, kepala sekolah dan operator dibekali cara membaca data rapor pendidikan secara lebih mendalam. Hasilnya diharapkan muncul perencanaan yang benar-benar menyasar akar masalah di masing-masing sekolah.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top