AMBON — Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun meminta pemerintah pusat mempercepat pencairan transfer ke daerah. Permintaan disampaikan karena kebutuhan pembiayaan kabupaten/kota di Maluku dinilai cukup besar.
Benhur menyoroti keterbatasan kemampuan fiskal daerah yang membuat sejumlah program pembangunan belum bisa berjalan optimal. Dukungan dari pusat, menurutnya, masih menjadi penopang utama.
Dukungan fiskal lewat transfer ke daerah disebut masih sangat dibutuhkan untuk menopang berbagai program pembangunan. Kebutuhan pembiayaan daerah yang besar menjadi alasan utama desakan tersebut.
Benhur berharap kebijakan transfer ke daerah memberi ruang fiskal lebih memadai bagi pemerintah daerah. Dengan begitu, program pembangunan bisa dijalankan sesuai kebutuhan masyarakat di tiap kabupaten/kota.
“Kita harapkan Presiden segera merealisasi transfer daerah. Itu harus ditingkatkan supaya untuk kepentingan pembangunan,” kata Benhur kepada wartawan di Rumah Rakyat, Karang Panjang, Ambon, Senin (28/9/2026).
Benhur menilai dukungan pemerintah pusat melalui transfer ke daerah diperlukan agar pelaksanaan pembangunan di Maluku berjalan optimal. Kebutuhan pembangunan di kabupaten/kota menjadi perhatian utama.
Keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat dukungan pusat tetap menjadi salah satu faktor penting. Tanpa tambahan ruang fiskal, keberlanjutan program pembangunan berisiko tersendat.
Pemerintah daerah bersama DPRD, kata Benhur, terus berupaya menyusun kebijakan pembiayaan secara terukur. Penyusunan itu mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah yang ada.
Benhur berharap realisasi transfer ke daerah tidak hanya cepat, tetapi juga meningkat dari sisi alokasi. Peningkatan itu dinilai perlu agar pembangunan di Maluku bisa mengejar kebutuhan masyarakat.
Desakan ini muncul di tengah kebutuhan pembiayaan daerah yang belum sepenuhnya tertutup oleh pendapatan asli daerah. Pemerintah pusat belum memberikan respons resmi atas permintaan tersebut.