BWS Maluku Pompa Air dari Sumber Berjarak 60,53 Meter untuk Selamatkan 12 Hektare Sawah di Buru

Penulis: Pandu Wibisono  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45:31 WIB
Petugas BWS Maluku memompa air dari sumber berjarak 60,53 meter untuk mengairi sawah di Daerah Irigasi Meten, Buru.

BURU — Kepala BWS Maluku Ruslan Malik menyatakan pemompaan air dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Arahan itu menekankan antisipasi kekeringan di daerah melalui langkah cepat di lapangan.

Peninjauan tim BWS Maluku menemukan ketersediaan air irigasi di areal persawahan belum mencukupi kebutuhan tanaman. Petugas lalu mencari sumber air lain di sekitar lokasi dan menemukannya pada jarak 60,53 meter dari sawah terdampak.

Sumber Air Alternatif Ditemukan 60,53 Meter dari Sawah

Air dari sumber tersebut dipompa menuju lahan persawahan yang mengalami kekurangan pasokan. Pemompaan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan air pada lahan seluas sekitar 12 hektare.

Tanaman padi di Daerah Irigasi Meten ditanam pada musim tanam II dan saat peninjauan berumur sekitar 60 hari. Kondisi itu membuat pasokan air menjadi krusial agar tanaman tidak gagal sebelum masa panen.

Ruslan menyebut langkah yang diambil mengikuti arahan Dirjen SDA Kementerian PU. "Tindakan atau apa yang kami lakukan ini dilakukan atas arahan dan perintah Bapak Dirjen SDA Kementerian PU, dalam antisipasi kekeringan sesuai slogan Cari, Temukan, dan Eksekusi, untuk mengatasi kekeringan di daerah," kata Ruslan, Minggu (4/10/2026).

Harapan agar Padi Bertahan hingga Masa Panen

Pemompaan air diharapkan mempertahankan kondisi tanaman padi hingga memasuki masa panen. Lahan 12 hektare itu menjadi tumpuan petani di Desa Waekerta pada musim tanam kali ini.

Penanganan dilakukan bersama Tim BWS Maluku, BPP Waeapo, dan P3A/Poktan Sari Bumi 2. Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya antisipasi dan penanganan dampak kekeringan pada lahan pertanian di Kecamatan Waeapo.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top