DOBO — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku, Maya Bebi Lewerissa, memimpin langsung Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kepulauan Aru. Rakor berlangsung di Aula Lantai 2 BPKAD Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (5/10/2026).
Agenda rakor dirangkaikan dengan pembukaan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKS-TTB). Kedua program tersebut menyasar penguatan sinergi lintas sektor di tingkat kabupaten.
Rakor dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, dan para kepala perangkat daerah lintas sektor. Turut hadir jajaran pengurus TP PKK Provinsi Maluku bersama TP PKK Kabupaten Kepulauan Aru.
Kehadiran sejumlah instansi menunjukkan percepatan penurunan stunting di Kepulauan Aru tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Perangkat daerah lintas sektor dilibatkan langsung dalam koordinasi.
GKS-TTB menyasar peran keluarga dalam menjaga kesehatan sekaligus kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Dua isu ini dibahas dalam forum yang sama karena sama-sama bertumpu pada ketahanan keluarga di tingkat kampung.
Kepulauan Aru sebagai wilayah kepulauan memiliki karakter geografis yang membuat kesiapsiagaan bencana penting bagi warga. Pendekatan keluarga dinilai menjadi jalur paling langsung untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau.
Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Claudia Imarisa Kaidel, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Maluku dalam kegiatan tersebut.
"Kehadiran pimpinan TP PKK Provinsi menjadi penyemangat bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kepulauan Aru dalam memperkuat upaya percepatan penurunan stunting," ujar Claudia.
Menurut Claudia, kehadiran pimpinan TP PKK Provinsi Maluku memberikan semangat baru bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kepulauan Aru untuk memperkuat upaya percepatan penurunan stunting.
Rakor ini menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam mempercepat penurunan stunting di Kepulauan Aru. Peran keluarga dalam menjaga kesehatan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana turut menjadi fokus kegiatan.
Sinergi antara TP PKK Provinsi Maluku, TP PKK Kabupaten Kepulauan Aru, BKKBN, dan perangkat daerah diharapkan memperkuat pelaksanaan program di lapangan.