OTK Serang Trans Waleh SP II Halmahera Tengah, Anak Panah Menancap di Atap Rumah Warga

Penulis: Ramli Siregar  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:15:31 WIB
Anak panah menancap di atap rumah warga Trans Waleh SP II, Halmahera Tengah.

WEDA — Serangan orang tak dikenal (OTK) mengguncang permukiman Trans Waleh SP II, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Peristiwa terjadi Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIT saat warga sedang beraktivitas di rumah masing-masing.

Saekoni (59), warga yang menjadi salah satu korban, mengaku sedang duduk di teras rumahnya ketika melihat sekitar 10 orang bergerak dari arah hutan. Kelompok tersebut membawa sejumlah busur dan anak panah yang diarahkan ke rumahnya.

Anak Panah Menancap di Atap Rumah Saekoni

Melihat kondisi tersebut, Saekoni langsung masuk ke rumah mencari istrinya, Siti Nurhayati (50). Ia meminta istrinya keluar melalui pintu dapur untuk mencari tempat yang lebih aman.

Sebuah anak panah dilaporkan menancap di bagian atap rumah Saekoni. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai asal kelompok tersebut.

Abdul Qobir dan Istri Ikut Melarikan Diri

Situasi serupa dialami Abdul Qobir (50) dan istrinya, Siti Alfia (45), warga sekitar. Keduanya sempat keluar rumah dan melihat kelompok yang diduga OTK bergerak menuju rumah Saekoni.

Ketika mendengar teriakan dari arah kelompok tersebut, Abdul bersama istrinya spontan meninggalkan rumah dan mencari tempat perlindungan.

Empat Rumah Dirusak dan Dijarah

Setelah situasi mereda, warga menemukan kondisi sejumlah rumah mengalami kerusakan dan berantakan. Empat rumah warga diduga dimasuki kelompok tersebut.

Warga berharap aparat keamanan segera menyelidiki peristiwa ini dan meningkatkan patroli di kawasan Trans Waleh SP II yang berbatasan langsung dengan area hutan.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: porostimur.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top