Pencarian

WSBP Tunda Kupon Obligasi Rp 25 September, Janji Bayar 90 Hari

Jumat, 25 September 2026 • 08:50:01 WIB
WSBP Tunda Kupon Obligasi Rp 25 September, Janji Bayar 90 Hari
Pekerja menyelesaikan produksi beton precast di fasilitas PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

MALUKU — PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menunda pembayaran kupon ke-8 Obligasi Waskita Beton Precast I dan II Tahun 2022 yang seharusnya jatuh tempo 25 September 2026 akibat tekanan likuiditas. Perseroan berkomitmen melunasi kewajiban itu paling lambat 90 hari ke depan sambil menjaga pasokan beton precast untuk sejumlah proyek strategis nasional.

Penundaan pembayaran kupon terjadi karena target kas masuk dari pencairan piutang usaha pelanggan tidak terpenuhi. Harga material yang naik turut menekan kecukupan Cash Flow Available for Debt Services (CFADS) perseroan, indikator yang dipakai untuk mengukur kemampuan bayar utang.

Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menyatakan perseroan akan mengupayakan penyelesaian kewajiban tersebut dalam tempo paling lambat tiga bulan. Koordinasi dengan Wali Amanat juga terus dilakukan agar langkah penyelesaian sesuai ketentuan hukum dan perjanjian yang berlaku.

Piutang Macet Jadi Akar Masalah

Untuk menutup sisa kewajiban CFADS, WSBP menjalankan sejumlah langkah. Perusahaan mempercepat penagihan piutang lewat komunikasi proaktif dengan pelanggan, termasuk membuka opsi jalur hukum terukur bagi piutang yang sudah jatuh tempo.

Di sisi pengeluaran, WSBP melakukan efisiensi beban usaha. Proses produksi tetap dijaga agar kelangsungan bisnis tidak terganggu. Strategi ini menyasar dua sisi sekaligus: mempercepat uang masuk dan menahan laju belanja operasional.

Suplai ke Proyek Strategis Nasional Tetap Jalan

WSBP memastikan operasional dan suplai produk beton precast maupun readymix ke berbagai proyek strategis nasional tidak terhenti. Sejumlah proyek besar yang masih disuplai antara lain Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Seksi 3A dan 3B, serta Tangguh UCC Onshore Project Papua.

Proyek lain yang juga dilayani mencakup National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A dan New Priok Eastern Access (NPEA). Di luar infrastruktur jalan dan pesisir, WSBP tengah menyelesaikan konstruksi Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana Bali serta Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Khairun di Ternate.

Komitmen Transparansi ke Pemegang Saham

Fandy menegaskan perseroan menjaga keterbukaan informasi dan akuntabilitas kepada seluruh pemegang saham serta pemangku kepentingan. Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) disebut terus diperkuat di tengah tekanan keuangan yang dihadapi.

Penundaan kupon ini menambah daftar tantangan WSBP sebagai emiten beton precast di pasar modal. Kemampuan perseroan mempercepat pencairan piutang dalam tiga bulan ke depan akan menentukan apakah komitmen pembayaran kupon bisa dipenuhi tepat waktu.

Follow www.maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks