Pencarian

Apple Pay Resmi Rilis di India, Mulai dari Kartu Axis Bank

Rabu, 30 September 2026 • 11:19:31 WIB
Apple Pay Resmi Rilis di India, Mulai dari Kartu Axis Bank
Apple Pay resmi diluncurkan di India dengan Axis Bank sebagai mitra perbankan pertama.

MALUKU — Apple resmi menggelontorkan layanan Apple Pay di India dengan Axis Bank sebagai mitra perbankan pertama, menjangkau negara berpenduduk terbanyak dunia setelah bertahun-tahun tertunda. Peluncuran awal ini masih terbatas pada kartu Visa dan Mastercard Axis Bank, sementara tiga bank besar lain belum ikut serta karena negosiasi biaya transaksi belum tuntas.

Axis Bank menjadi bank ketiga terbesar di sektor swasta India yang lebih dulu mengaktifkan dukungan Apple Pay untuk nasabahnya. Nasabah yang memenuhi syarat bisa menambahkan kartu kredit ke aplikasi Wallet dan langsung memakainya untuk pembelian online maupun pembayaran nirsentuh di terminal yang sudah mendukung layanan ini.

Peluncuran di India menandai masuknya Apple ke pasar pembayaran digital yang strukturnya sangat berbeda dari Amerika Serikat. India punya Unified Payments Interface (UPI), sistem buatan pemerintah yang memungkinkan transfer antar rekening bank secara instan tanpa kartu. UPI menguasai mayoritas transaksi digital di sana, sementara Apple Pay berbasis kartu dan butuh integrasi terpisah dari tiap penerbit kartu serta penyedia infrastruktur pembayaran.

Apa Saja yang Didukung di Peluncuran Perdana

Dukungan awal Apple Pay di India menyasar segmen kartu kredit Axis Bank yang menerbitkan kartu Visa dan Mastercard. Jaringan RuPay, kartu buatan lokal India, belum masuk daftar dukungan.

Penerimaan di lapangan juga belum merata. Sebuah transaksi Apple Pay bisa berhasil di terminal milik penyedia pembayaran independen yang sudah mengaktifkan layanan, tapi gagal di terminal lain yang bank pengelolanya belum terhubung. Kondisi ini berpotensi membuat pengalaman pengguna tidak konsisten selama masa awal peluncuran, bahkan untuk pemegang kartu yang seharusnya didukung.

Tiga Bank Besar Belum Ikut, Ini Penyebabnya

HDFC Bank, ICICI Bank, dan SBI Card memilih menunda dukungan Apple Pay saat peluncuran perdana. Negosiasi soal syarat komersial masih berjalan antara pihak Apple dan ketiga bank tersebut.

Apple disebut meminta biaya sekitar 20 basis poin (0,2%) dari setiap transaksi. Angka ini terbilang besar karena margin di lapisan pembayaran umumnya hanya berkisar 40 hingga 50 basis poin (0,4% sampai 0,5%). Struktur biaya yang diminta Apple di India disebut sejalan dengan model komersial Apple Pay di pasar lain.

Apple, Axis Bank, HDFC Bank, ICICI Bank, dan SBI Card belum memberikan komentar resmi soal peluncuran ini.

Kenapa Apple Pay Tetap Punya Peluang di India

Meski UPI jauh lebih dominan, basis pengguna iPhone di India terus tumbuh dan cenderung berasal dari kalangan mampu yang memakai kartu kredit premium. Kelompok inilah yang membuat layanan Apple Pay sulit diabaikan bank, meski pangsa pasarnya kecil.

Bagi Apple, biaya transaksi dari Apple Pay menjadi sumber pendapatan tambahan dari basis pengguna iPhone yang terus membesar di India. Apple sendiri menguasai 28% pasar smartphone India berdasarkan nilai pada 2025, naik dari 23% di tahun sebelumnya menurut laporan Counterpoint Research.

India juga sudah menyumbang sekitar seperempat produksi iPhone global. Menurut laporan Business Standard yang mengutip pejabat pemerintah India, porsi itu berpotensi naik ke 30% sampai 35% dalam lima tahun ke depan.

Posisi Apple Pay di Tengah Dominasi UPI

Apple Pay masuk ke pasar yang didominasi pembayaran berbasis kode QR langsung dari rekening bank. Model berbasis kartu membuat ekspansi Apple Pay di India lebih rumit dibanding di negara-negara yang budaya pembayarannya memang bertumpu pada kartu.

Untuk sementara, layanan ini lebih relevan bagi pengguna iPhone di kota-kota besar yang rutin memakai kartu kredit untuk transaksi online dan pembayaran nirsentuh. Bagi pengguna yang sehari-hari mengandalkan UPI, Apple Pay belum menawarkan keunggulan praktis yang signifikan.

Follow www.maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks