MALUKU — Malaysia memimpin 3-0 atas Singapura pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis (1/10) malam WIB. Bergson da Silva mencetak gol ketiga lewat brace pada menit ke-62, mempertegas dominasi Harimau Malaya di babak kedua.
Stadion Si Jalak Harupat menjadi saksi bagaimana Malaysia membangun keunggulan tiga gol tanpa balas atas Singapura. Laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 ini berjalan sesuai skenario Tan Cheng Hoe, dengan Bergson da Silva sebagai eksekutor utama.
Penalti Menit 8 Buka Jalan Harimau Malaya
Malaysia tidak butuh waktu lama untuk menembus pertahanan Singapura. Saat pertandingan baru berjalan delapan menit, wasit menunjuk titik putih dan Bergson da Silva maju sebagai eksekutor.
Striker naturalisasi itu tidak menyia-nyiakan peluang. Gol pembuka tercipta dari titik penalti, memberi Malaysia keunggulan cepat yang mengubah ritme pertandingan.
Stuart Wilkin Gandakan Keunggulan di Pertengahan Babak Kedua
Singapura berusaha merespons, tetapi Malaysia tetap mengontrol jalannya laga. Pada pertengahan babak kedua, Stuart Wilkin mencatatkan namanya di papan skor.
Gol Wilkin membuat Malaysia menjauh 2-0 dan memaksa Singapura bermain lebih terbuka. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Harimau Malaya setelahnya.
Brace Bergson di Menit 62 Tutup Perlawanan Singapura
Bergson da Silva memastikan kemenangan Malaysia lewat gol keduanya di menit ke-62. Brace striker tersebut membuat skor berubah menjadi 3-0 dan praktis mengunci hasil pertandingan.
Gol itu menjadi pukulan telak bagi Singapura yang belum mampu menemukan celah untuk memperkecil ketertinggalan sepanjang babak kedua.
Indonesia Masih Unggul 6-1 atas Bangladesh
Di pertandingan lain, Timnas Indonesia belum mengubah keunggulan besar atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tim Garuda masih memimpin 6-1.
Mitchell Baker menjadi bintang dengan quattrick ke gawang Bangladesh. Dua gol Indonesia lainnya disumbangkan Rizky Ridho dan Justin Hubner, keduanya tercipta pada babak pertama.
Hasil sementara ini menempatkan Malaysia pada posisi kuat di Grup A, sementara Indonesia tinggal menjaga konsistensi hingga peluit akhir dibunyikan.