Pencarian

Dinkes Ambon Minta Lansia dan Penderita Asma Kurangi Aktivitas di Luar Rumah Imbas Udara Berasap

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:12:02 WIB
Dinkes Ambon Minta Lansia dan Penderita Asma Kurangi Aktivitas di Luar Rumah Imbas Udara Berasap
Dinkes Kota Ambon mengimbau lansia dan penderita asma mengurangi aktivitas di luar rumah akibat udara berasap.

Dinas Kesehatan Kota Ambon meminta warga lanjut usia serta penderita asma dan infeksi saluran pernapasan akut mengurangi aktivitas di luar rumah karena kondisi udara dipenuhi asap. Kelompok rentan diminta memakai masker bila terpaksa beraktivitas di luar ruangan. Dinkes juga tengah menghitung ketersediaan masker untuk dibagikan kepada masyarakat.

AMBON — Sekretaris Dinkes Kota Ambon Yakobus Lewier menyatakan pihaknya memantau kondisi kesehatan warga melalui kunjungan pasien ke sejumlah puskesmas. Hingga beberapa bulan terakhir, belum terlihat peningkatan signifikan kasus gangguan pernapasan.

Meski begitu, Dinkes tetap mengimbau warga yang mengalami gejala sesak napas agar segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. Langkah ini diambil untuk mencegah keterlambatan penanganan pada kelompok rentan.

Kelompok Rentan Diminta Batasi Paparan Asap

Lewier menegaskan lansia dan penderita asma atau ISPA perlu membatasi paparan asap. Menurutnya, kelompok ini paling berisiko mengalami gangguan pernapasan saat kualitas udara memburuk.

"Kelompok rentan perlu membatasi paparan asap untuk mencegah munculnya gangguan pernapasan. Kita mengharapkan masyarakat menjaga kesehatan dengan tidak keluar rumah, seperti yang punya riwayat penyakit asma atau ISPA serta lansia menghindari untuk keluar rumah. Kalau pun keluar agar menggunakan masker," kata Lewier di Ambon, Senin.

Dinkes juga meminta masyarakat umum menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Imbauan ini berlaku terutama saat kondisi udara dipenuhi asap.

"Kita meminta masyarakat menggunakan masker jika di luar ruangan," ujarnya.

Stok Masker Dihitung untuk Dibagikan ke Warga

Selain imbauan penggunaan masker, Dinkes Kota Ambon sedang menghitung ketersediaan masker untuk kemungkinan dibagikan kepada masyarakat. Pembagian direncanakan di jalan sebagai bagian dari upaya pencegahan dampak paparan asap.

"Kita sedang menghitung stok masker, rencananya kita akan membagi kepada masyarakat di jalan, sebagai salah satu imbauan dengan memakai masker di luar ruangan dengan kondisi udara yang penuh dengan asap," katanya.

Lewier menjelaskan, setelah pandemi COVID-19, stok masker Dinkes tidak lagi tersedia dalam jumlah besar. Saat ini masker lebih banyak diperuntukkan bagi fasilitas kesehatan.

Karena itu, pihaknya masih berkoordinasi dengan instalasi farmasi terkait kemungkinan pembagian masker kepada masyarakat.

Warga Diminta Kurangi Bakar Sampah di Pekarangan

Dinkes juga mengingatkan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan rumah. Warga diminta mengurangi aktivitas pembakaran sampah di pekarangan yang dapat menambah konsentrasi asap di udara.

"Menjaga kebersihan di dalam rumah dan kurangi membakar sampah di pekarangan agar tidak menimbulkan asap tambah banyak karena saat ini kebakaran hutan dan lahan terjadi di mana-mana," ucapnya.

Pemantauan kunjungan pasien ke puskesmas akan terus dilakukan untuk mendeteksi dini lonjakan kasus pernapasan. Warga yang merasakan gejala sesak diminta tidak menunda pemeriksaan.

Follow www.maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks