AMBON — Kepala BBRMP Maluku Gunawan menyampaikan bahwa dua pegawai yang dikirim mengikuti pelatihan itu akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung tugas dan fungsi balai. Fokus utamanya penerapan modernisasi pertanian, pengujian mutu, serta pengembangan komoditas pertanian di Provinsi Maluku.
Pelatihan berlangsung tiga hari dan diikuti pegawai lingkup BBRMP Maluku. Materi yang diberikan meliputi Mutu Benih, Mutu Beras, dan Laboratorium Tanah.
Materi Mutu Benih dan Praktik di Sukamandi
Pada materi Mutu Benih, peserta mendapatkan pemahaman mengenai sertifikasi, pengambilan contoh, serta pengujian mutu benih padi. Materi itu diperkuat melalui praktik pengujian kadar air, kemurnian, dan daya berkecambah benih di BBRMP Padi Sukamandi, Jawa Barat.
“Rangkaian kegiatan mencakup pembukaan dan penyampaian materi, praktik dan kunjungan laboratorium, penyusunan resume, serta evaluasi,” ujar Gunawan.
Analisis Tanah untuk Layanan Teknis Maluku
Materi Laboratorium Tanah mencakup metode analisis, pengolahan hasil pengujian, interpretasi data, serta penggunaan berbagai peralatan laboratorium. Peserta dibekali keterampilan teknis yang langsung berkaitan dengan layanan pengujian di daerah.
“Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam mendukung layanan teknis dan pengujian mutu pertanian di Maluku,” kata Gunawan.
Dorongan Penjaminan Mutu Komoditas Pertanian
BBRMP Maluku berharap pelatihan ini meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat layanan teknis kepada masyarakat. Kompetensi yang diperoleh juga diharapkan mendukung penerapan teknologi pertanian yang tepat, efisien, dan berkelanjutan.
Penjaminan mutu komoditas pertanian di Maluku menjadi salah satu sasaran akhir dari pelatihan tersebut. Balai akan menerapkan ilmu yang diperoleh pegawai untuk memperkuat layanan pengujian mutu kepada petani dan pelaku usaha pertanian di provinsi itu.