MALUKU — Fitbit Edge dikabarkan bakal jadi penerus Charge 6 yang sudah berusia tiga tahun, membawa kembali layar sentuh 1,34 inci dan GPS onboard yang absen di Fitbit Air. Pelacak kebugaran ini diprediksi meluncur tahun ini dengan harga sekitar USD 150-200, menempatkannya di antara Fitbit Air seharga USD 99 dan Pixel Watch 5 sebagai jajaran perangkat wearable Google.
Kabar soal penerus Fitbit Charge 6 muncul dari sejumlah bocoran dan laporan yang beredar belakangan ini. Perangkat yang disebut-sebut bernama Fitbit Edge ini digadang-gadang membawa kembali fitur yang hilang dari Fitbit Air, sekaligus mempertahankan bentuk ringkas yang jadi ciri khas lini Charge.
Layar Sentuh 1,34 Inci Kembali Hadir
Berbeda dari Fitbit Air yang mengusung konsep bebas layar, Fitbit Edge dikabarkan mengandalkan panel 1,34 inci yang kemungkinan besar sudah mendukung sentuhan. Laporan Forbes menyebut ukuran tersebut, sementara bocoran gambar dari Android Headlines menunjukkan adanya setidaknya satu tombol fisik di sisi casing.
Keputusan ini masuk akal mengingat tren pelacak tanpa layar yang marak sepanjang 2026 lewat kehadiran Fitbit Air, Garmin Cirqa, hingga Luna Band. Namun Google tampaknya melihat masih ada pasar yang ingin berinteraksi langsung dengan perangkat tanpa harus membuka aplikasi di ponsel.
GPS Onboard Jadi Pembeda Utama dari Fitbit Air
Kelemahan paling sering dikeluhkan dari Fitbit Air adalah absennya GPS onboard. Tanpa fitur ini, pengguna yang ingin berlari atau bersepeda di luar ruangan harus membawa ponsel pasangannya agar data lokasi tetap akurat. Fitbit Edge kabarnya mengembalikan GPS onboard, sama seperti yang ada di Charge 6.
Dukungan Aplikasi Google Terbatas
Jangan berharap Fitbit Edge dipenuhi fitur pintar lengkap, karena peran itu tetap dipegang lini Pixel Watch. Meski begitu, perangkat ini kemungkinan mendukung beberapa aplikasi dasar Google seperti Google Maps, Google Music, dan Google Wallet.
Desain Mungil dengan Bobot Lebih Ringan
Berdasarkan gambar bocoran, Fitbit Edge tampil sedikit lebih kecil dari Charge 6 dengan bentuk casing yang lebih membulat. Strap yang terlihat di gambar menyerupai tali silikon yang disertakan bersama Pixel Watch 5.
Bobotnya diperkirakan berada di bawah Charge 6 yang sekitar 30 gram, namun sedikit lebih berat dari Fitbit Air yang hanya sekitar 13 gram. Kehadiran satu tombol fisik di sisi kanan casing memperkuat dugaan bahwa layarnya sudah mendukung sentuhan. Google diprediksi menawarkan sejumlah pilihan warna menarik untuk perangkat ini.
Harga Diprediksi di Kisaran USD 150-200
Fitbit Air dibanderol USD 99, sementara Fitbit Charge 6 meluncur dengan harga USD 159. Dengan mempertimbangkan inflasi tiga tahun terakhir, Fitbit Edge kemungkinan sedikit lebih mahal dari pendahulunya, tetapi tidak akan menembus USD 200.
Jika prediksi ini akurat, Fitbit Edge akan mengisi celah antara pelacak kebugaran murah dan smartwatch premium Google. Perangkat ini menyasar pengguna yang menginginkan layar, GPS onboard, dan sejumlah fitur pintar dasar tanpa harus membayar harga Pixel Watch.
Status Fitbit Edge sendiri masih sebatas rumor. Nama resmi, spesifikasi lengkap, tanggal peluncuran, dan ketersediaan di pasar Indonesia belum dikonfirmasi Google. Sejumlah detail seperti kapasitas baterai pasti, sensor kesehatan yang dibenamkan, dan harga resmi masih menunggu pengumuman lebih lanjut.