15 Dokter Baru FK Unpatti Diambil Sumpah, Wagub Maluku: Siap Mengabdi Hingga ke Pelosok Kepulauan

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:33:31 WIB
dokter baru FK Unpatti diambil sumpahnya di Ambon untuk menjawab tantangan pemerataan akses kesehatan di Maluku.

AMBON — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) melantik dan mengambil sumpah 15 dokter baru di Ambon, Selasa. Mereka disiapkan menjawab tantangan pemerataan akses kesehatan di Maluku yang wilayahnya tersebar di banyak pulau dengan konektivitas terbatas.

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyebut kondisi geografis kepulauan menuntut intensitas pengabdian tenaga medis yang tinggi. Menurutnya, jangkauan aksesibilitas di Maluku jauh berbeda dibandingkan provinsi lain di Indonesia.

"Wilayah Provinsi Maluku memiliki tantangan dan jangkauan aksesibilitas yang jauh berbeda dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Oleh karena itu, intensitas pengabdian para dokter sangat dibutuhkan untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok," ujar Wagub Abdullah Vanath di Ambon, Selasa.

Pemprov Maluku Siap Tampung Dokter Baru di Wilayah Kepulauan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku membuka tangan bagi para dokter baru untuk mengabdikan diri di wilayah kepulauan. Abdullah Vanath menegaskan keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi yang tengah berjalan tidak boleh mengurangi semangat dedikasi tenaga medis.

Ia menilai profesi dokter menuntut loyalitas dan kepedulian sosial yang tinggi, bukan sekadar kompetensi medis. Hal ini menjadi kunci utama dalam melayani masyarakat di daerah dengan karakter geografis penuh tantangan.

"Profesi dokter merupakan tugas mulia yang membutuhkan loyalitas serta kepedulian sosial tinggi, terutama dalam melayani masyarakat di daerah dengan kondisi geografis kepulauan," katanya.

15 Nama Dokter Baru Lulusan FK Unpatti

Ratusan calon tenaga medis yang diambil sumpahnya ini diharapkan bersedia mengabdi di daerah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga kesehatan. Berikut nama-nama dokter baru tersebut:

  • dr. Safira Khairunisa Pa
  • dr. Santya Christa Jamlaay
  • dr. Riska Jean Solissa
  • dr. Ayu Lestari
  • dr. Yohannes
  • dr. Thomas Preldhi Sabono
  • dr. Hana Gesti Pratiwi
  • dr. Galih Persada Putra Tjandra
  • dr. Fatma Azzahra Rolobessy
  • dr. Wimma Arifah
  • dr. Rifdah A. Kotalima
  • dr. Isna Nadira Raharusun
  • dr. Tjok Prima Gratia Amelia
  • dr. Putri R. Z. Kelilau
  • dr. Adilah Nur Faizah Pelu

Dokter Diminta Jadi Perekat Kerukunan di Maluku

Lebih jauh, Abdullah Vanath mengingatkan para dokter untuk tidak hanya menjalankan tugas pelayanan medis. Ia meminta mereka turut menjaga kerukunan dan perdamaian di tengah masyarakat Maluku yang dikenal religius.

Tenaga kesehatan dinilai memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan warga. Melalui interaksi itu, para dokter dapat membangun kepercayaan, solidaritas, dan kehidupan sosial yang harmonis di lingkungan tugasnya masing-masing.

"Jangan hanya menjadi tenaga medis, tetapi juga menjadi agen perdamaian dan perekat kerukunan antarwarga demi mewujudkan Maluku yang lebih sejahtera dan harmonis," ujarnya.

Vanath berharap lulusan dokter Unpatti mampu berkontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan tenaga medis di Maluku. Dengan demikian, kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top