MALUKU — Thailand harus puas menjadi runner-up FIFA ASEAN Cup 2026 setelah kalah adu penalti dari Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Meski gagal juara, Tim Gajah Perang menilai turnamen ini sebagai bekal berharga bagi para pemain mudanya menuju Piala Asia 2027.
Final yang berlangsung Senin (5/10/2026) itu berjalan dramatis. Thailand sempat unggul 2-1 pada extra time sebelum Elkan Baggott menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memaksa laga berlanjut ke adu penalti.
Tim asuhan Anthony Hudson tampil ngotot sejak awal. Mereka bahkan tetap menekan meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-80 setelah Nicholas Mickelson diganjar kartu merah.
Chanathip Songkrasin Akui Insiden di Lapangan Jadi Penentu
Kapten Timnas Thailand Chanathip Songkrasin mengapresiasi perjuangan rekan setimnya. Ia menyebut suasana tim sangat solid sepanjang turnamen.
"Hari ini, semua orang, terutama para pemain muda, berjuang sangat keras. Suasana di tim kami fantastis. Awalnya saya yakin kami bisa memenangkan kejuaraan, tetapi ada beberapa insiden di lapangan," kata Chanathip, dilansir dari Thairath Sport.
Chanathip menegaskan hasil ini tidak menyurutkan ambisi Thailand. Baginya, pengalaman di final menjadi modal penting bagi generasi muda tim.
"Tentu saja kami telah melakukan yang terbaik. Sebagai salah satu pemain senior di tim, saya bangga dengan semua pemain muda yang akan maju untuk menjadi pemain kunci bagi tim di masa depan," ujarnya.
Lima Pemain Muda Thailand Dapat Menit Bermain di Turnamen Ini
Thailand memang membawa sejumlah pemain belia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026. Ada Waris Choolthong (22 tahun), Jude Soonsup-Bell (22), Kakana Khamyok (22), Iklas Sanron (21), dan Teerapat Pruetong (19).
Iklas Sanron bahkan mencetak gol di laga final kontra Indonesia. Gol tersebut menjadi bukti bahwa pemain muda Thailand mampu tampil di pertandingan bertekanan tinggi.
Chanathip berharap kedalaman skuad ini terus bertambah menjelang Piala Asia 2027. Menurutnya, persaingan di tim akan menguntungkan Thailand.
"Kami akan bertemu mereka lagi di Piala Asia, jadi kami membutuhkan lebih banyak pilihan. Sekarang kami memiliki lebih banyak pilihan, tetapi itu tergantung pada seleksi pelatih," ujarnya.
Jadwal Thailand Selanjutnya
Thailand akan kembali bersiap menghadapi agenda timnas berikutnya. Piala Asia 2027 menjadi target utama untuk membuktikan bahwa generasi muda mereka siap mengambil alih peran pemain senior.